Pendidikan · September 2026
Danantara Indonesia Trust Memperluas Akses Literasi Budaya melalui Perpustakaan Danantara di Museum Nasional
Pendidikan tidak hanya berlangsung di dalam ruang kelas sekolah. Akses terbuka terhadap pengetahuan, literasi, dan sejarah budaya merupakan pondasi penting dalam membangun generasi muda yang berdaya saing dan berkarakter.
Di Indonesia, penguatan minat baca dan ruang belajar publik yang inklusif terus menjadi kebutuhan mendasar. Menurut UNESCO, literasi yang baik mendukung kualitas pendidikan, partisipasi sosial, serta kesiapan masyarakat dalam menghadapi perubahan zaman. Melalui integrasi pendidikan dan budaya, ruang belajar publik hadir untuk menumbuhkan rasa ingin tahu, pemikiran kritis, serta pemahaman terhadap identitas bangsa.

“Investasi pada pendidikan tidak hanya dilakukan di ruang kelas. Akses terhadap pengetahuan, literasi, dan kebudayaan merupakan fondasi penting dalam membangun sumber daya manusia. Melalui Perpustakaan Danantara di Museum Nasional, kami berharap semakin banyak masyarakat, khususnya generasi muda, yang memiliki kesempatan untuk belajar, membaca, mengeksplorasi gagasan baru, serta memahami kekayaan budaya Indonesia.”
Ruang Belajar Terbuka di Museum Nasional
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Danantara Indonesia Trust (DIT) bekerja sama dengan Museum dan Cagar Budaya (MCB / Indonesia Heritage Agency) meresmikan Perpustakaan Danantara di Museum Nasional Indonesia pada 25 September 2026. Perpustakaan ini dirancang sebagai open-access knowledge hub yang menghubungkan kebudayaan, pendidikan, dan pembelajaran bagi masyarakat.
Fasilitasnya juga melengkapi pengalaman edukatif di Museum Nasional melalui berbagai keunggulan layanan dan koleksi:
- Koleksi Sejarah dan Kebudayaan yang Lengkap: Menyimpan lebih dari 8.000 buku bertema kebudayaan, sastra lama, hingga publikasi bersejarah seperti arsip Bataviaasch Genootschap dan Serat Centhini.
- Sistem Layanan Modern: Menerapkan sistem Senayan Library Management System (SLiMS) dan Online Public Access Catalog (OPAC) untuk memudahkan pengunjung menelusuri koleksi secara digital.
- Kunjungan yang Nyaman dan Teratur: Kunjungan dibatasi maksimal 20 orang per jam melalui registrasi daring (online) untuk menjaga kenyamanan pengunjung serta kelestarian koleksi bersejarah.
- Ruang Kegiatan Edukasi Publik: Menjadi wadah bagi berbagai kegiatan seperti diskusi buku, kuliah umum, hingga program kunjungan sekolah yang diperkirakan menjangkau lebih dari 700.000 pengunjung museum setiap tahunnya.

“Pengembangan perpustakaan ini merupakan komitmen MCB untuk memastikan warisan pengetahuan Nusantara terus dipelajari dan dimanfaatkan secara inklusif. Melalui kemitraan strategis dengan Danantara Indonesia Trust, kami memodernisasi sarana dan meningkatkan layanan agar koleksi Museum Nasional Indonesia semakin mudah diakses oleh peneliti, akademisi, dan masyarakat umum. Kehadiran Perpustakaan Danantara juga melengkapi pengalaman pengunjung dalam mempelajari sejarah dan kekayaan budaya Indonesia secara lebih mendalam.”
Kehadiran ruang belajar publik ini diharapkan dapat membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat, khususnya anak muda, untuk membaca, mengeksplorasi gagasan baru, dan mengenali akar budaya Indonesia.
“Pendidikan dan budaya saling memperkuat untuk membangun masyarakat yang mandiri dan berdaya. Melalui Perpustakaan Danantara, kami menyediakan ruang belajar yang membantu generasi muda memperluas pengetahuan, menumbuhkan rasa ingin tahu, dan memahami identitas budayanya.”

Informasi Jam Operasional dan Akses Perpustakaan
Perpustakaan Danantara menyambut seluruh kalangan masyarakat secara cuma-cuma dengan registrasi daring:
- Lokasi: Lantai 2 Gedung B, Museum Nasional Indonesia, Jakarta.
- Selasa – Kamis: 08.00 – 17.00 WIB (8 sesi kunjungan per hari).
- Jumat – Minggu: 08.00 – 19.00 WIB (10 sesi kunjungan per hari).
- Senin & Hari Libur Nasional: Tutup.